Abstrak Penelitian Saya Pada Prodi S1 Kimia UI dengan Judul “Sintesis dan Karakterisasi Organoclay dari Lempung Alam dan Lempung Sintesis yang Dimodifikasi Surfaktan HDTMABr melalui Metode Hidrotermal”

Organoclay telah disintesis melalui penyisipan molekul surfaktan HDTMABr dalam interlayer lempung alam dan lempung sintesis melalui metode hidrotermal.  Hasil XRD menunjukkan bahwa fraksionasi sedimentasi dapat meningkatkan kemurnian mineral smektit, sedangkan perlakuan kimia (purifikasi) dapat menurunkan kandungan mineral smektit.  Kemurnian mineral smektit pada lempung alam meningkat dari 62,07% (raw) menjadi optimum sebesar 75,65% (F2) setelah settling selama 30 menit.  Perlakuan kimia dengan metode Tributh dan Lagaly menyebabkan destabilisasi kerangka mineral smektit yang signifikan pada lempung alam hasil sedimentasi (F2),  tetapi tidak pada lempung sintesis (raw bentonit sintesis atau BS).  Hasil XRD menunjukkan bahwa eliminasi karbonat menurunkan kandungan mineral smektit.  Eliminasi oksida besi diduga mendestabilisasi kerangka mineral smektit akibat distorsi lembaran oktahedral yang tidak terisi kation setelah Fe(III) struktural direduksi oleh sitrat-bikarbonat-ditionit (CBD).  Hasil XRD setelah eliminasi oksida besi tidak menunjukkan puncak mineral smektit pada dua tetha sekitar 4 sampai 6 derajat.  Dugaan destabilisasi kerangka mineral smektit diperkuat oleh hasil FTIR yang menunjukkan adanya penurunan pita serapan [Fe2+3-O-H uluran setelah perlakuan kimia dengan metode Tributh dan Lagaly.  Hasil AAS menunjukkan bahwa nilai Kapasitas Pertukaran Kation (KTK) F2 lebih tinggi dibandingkan dengan BS.  Nilai KTK F2 dan BS menurun setelah eliminasi karbonat.  Penambahan surfaktan HDTMABr menyebabkan F2 maupun BS sulit terdispersi dan mudah terdeposisi dalam suspensinya.  Hasil XRD dan FTIR mengindikasikan terjadinya penyisipan molekul surfaktan dalam interlayer lempung.  Pergeseran pita serapan CH2 uluran antisimetri dan pita serapan CH2 uluran simetri menuju bilangan gelombang yang lebih kecil mengindikasikan peningkatan jumlah surfaktan yang terisi dalam interlayer lempung.  Hasil XRD menunjukkan bahwa organoclay dapat disintesis setelah F2 dan BS bebas karbonat.  Perlakuan kimia dengan metode Tributh dan Lagaly menyebabkan surfaktan cenderung sukar mengisi interlayer lempung.  Surfaktan kemungkinan besar hanya teradsorpsi fisik pada permukaan eksternal lempung.  Hasil TGA-DTG menunjukkan bahwa pengurangan berat pada rentang suhu 50-100°C, 110-200°C, 240-330°C, serta 340-490°C mengindikasikan adanya surfaktan yang terinterkalasi dan teradsorpsi pada lempung alam.

2 thoughts on “Abstrak Penelitian Saya Pada Prodi S1 Kimia UI dengan Judul “Sintesis dan Karakterisasi Organoclay dari Lempung Alam dan Lempung Sintesis yang Dimodifikasi Surfaktan HDTMABr melalui Metode Hidrotermal”

  1. Andy..
    apa kabar?
    Semoga sukses selalu ya… Saya sudah kembali ke Depok.. mengajar kembali di kimia. Andy.. saya mau menuliskan paper gabungan hasil penelitian kamu dan irwansyah.. tolong ya.. dikirimkan raw data dai hasil penelitian kamu.. biar saya bisa update dan tampilannya bhagus di jurnal.

    thx ya sebelumnya.

    rgds
    Yuni

    1. Dear Dr. Yuni

      Wah. Kok Ibu bisa tahu tulisan saya di wordpress? Jadi malu, haha. Oh iya, emailnya sudah saya reply ya. Semoga data-data yang ada di skripsi saya bisa membantu Ibu menulis paper.

      Salam,
      Andy, S.Si.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s